• Jalan Palapa 2 No. 4, Pasar Minggu, Jakarta
  • (+62) 21 22783128

Detail


Mobilisasi Sumber Daya OMS: Menemukan dan Merancang Model Penggalangan Sumber Daya Yang Paling Tepat Bagi OMS

Training Descriptions

LATAR BELAKANG

Arah dan ukuran keberhasilan pembangunan kini akan sangat ditentukan dengan seberapa besar irisan sinergi dapat dilakukan oleh tiga pihak pelaku pembangunan. Pelaku pembangunan yaitu sisi Pemerintah, Bisnis dan Organisasi Masyarakat Sipil. Model pembangunan yang kini dikembangkan, tidak juga dapat memangkas tingkat kemiskinan masyarakat secara signifikan. Terus bergulirnya program-program bantuan bagi masyarakat, baik dari pemerintah maupun lembaga-lembaga donor, tampaknya tidak juga bisa mengatasi kompleksnya permasalahan kemiskinan secara memuaskan.

Kondisi global yang mengiringi perkembangan Indonesia menjadi salah satu negara dengan pendapatan menengah “Middle Income Country” dalam waktu yang singkat telah menyebabkan peta dan pola dukungan dari lembaga donor berubah. Banyak donor yang sudah mulai mengurangi fokus kerjanya di Indonesia untuk membantu negara lain yang lebih membutuhkan. Kebijakan-kebijakan baru yang mengiringi pertumbuhan Indonesia memberikan peluang bagi OMS di Indonesia untuk terus terlibat dalam pembangunan berkelanjutan, antara lain kebijakan dalam pengelolaan dana secara mandiri oleh desa, kebijakan adanya Corporate Social Responsibility (CSR) bagi setiap perusahaan, dan adanya program-program dari pemerintah untuk pemberdayaan masyarakat sipil.

Penguatan peran organisasi masyarakat sipil dalam pembangunan berkelanjutan jelas membutuhkan dukungan sumberdaya. Sumber daya tidak bisa lagi hanya didefinisikan sebagai dukungan dana. Partisipasi dan keterlibatan publik, bahkan kini telah jauh lebih berharga. Kemitraan, jejaring, aliansi ataupun sindikasi telah menjadi tuntutan strategi. Dukungan sumber daya bersumberkan dana CSR, atau dukungan swadaya komunitas serta hasil penggalangan dana publik akan menjadi celah alternative.

Dengan meningkatnya peran organisasi masyarakat sipil dalam pembangunan berkelanjutan belum disertai dengan kapasitas organisasi untuk menangkap peluang sumber daya dari luar organisasi. Label “organisasi masyarakat sipil tumbuh dengan dukungan dari lembaga donor” masih cukup kuat melekat pada organisasi di Indonesia. Sebagian organisasi di Indonesia sudah mulai melakukan penggalangan sumber daya melalui fundraising, mengelola dana CSR, melakukan penggalangan dana dengan pelibatan publik, atau mendirikan unit usaha. Akan tetapi tidak semua organisasi berhasil dalam pelaksanaannya. Salah satu penyebabnya adalah ketidak sesuaian karakteristik dan basis kerja organisasi dengan bentuk penggalangan sumber daya yang dilakukan.

 

TUJUAN

Tujuan pelaksanaan pelatihan Menentukan dan Merancang Model Penggalangan Sumber Daya Yang Paling Tepat Bagi Organisasi Masyarakat Sipil adalah memberikan pengetahuan dan meningkatkan kemampuan Organisasi Masyarakat Sipil di Indonesia dalam melakukan penggalangan sumber daya dalam upaya perluasan dan keberlanjutan kerja organisasi, antara lain:

  1. Peningkatan pemahaman Organisasi Masyarakat Sipil tentang bentuk-bentuk Mobilisisasi Sumber Daya Organisasi berdasarkan karakteristik organisasi.
  2. Peningkatan pemahaman dan keterampilan Organisasi Masyarakat Sipil dalam menentukan bentuk penggalangan sumber daya yang sesuai bagi organisasi.
  3. Memperkuat kapasitas Organisasi Masyarakat Sipil di Indonesia dalam mengelola dan menggerakkan sumber daya menuju organisasi yang efektif dalam mencapai tujuan organisasi.

 

HASIL YANG DIHARAPKAN

Hasil yang diharapkan dengan adanya Pelatihan Menentukan dan Merancang Model Penggalangan Sumber Daya Yang Paling Tepat Bagi Organisasi Masyarakat Sipil, antara lain:

  1. Organisasi Masyakatat Sipil Indonesia memahami bentuk-bentuk Mobilisisasi Sumber Daya Organisasi berdasarkan karakteristik organisasi sehingga organisasi mampu untuk mengambil keputusan dalam menentukan bentuk penggalangan sumber daya yang sesuai dengan organisasi.
  2. Organisasi Masyakatat Sipil Indonesia mampu merancang bentuk penggalangan sumber daya yang sesuai dengan organisasi.
  3. Organisasi Masyarakat Sipil di Indonesia mampu mengembangkan penggalangan sumber daya sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan organisasi.
  4. Organisasi Masyarakat Sipil di Indonesia mampu mengelola dan menggerakkan sumber daya organisasi.

 

METODE

Pelatihan Menentukan dan Merancang Model Penggalangan Sumber Daya Yang Paling Tepat Bagi Organisasi Masyarakat Sipil akan dilaksanakan selama 4 hari, diselenggarakan menggunakan model belajar orang dewasa, dimana partisipasi dan keterlibatan peserta akan menjadi landasan utama bagi metode pembelajaran bersama pada pelatihan ini.

Materi akan disampaikan oleh trainer dengan memberikan ruang tukar pengalaman antar peserta dan simulasi bagi peningkatan keterampilan teknis serta diskusi/kerja kelompok untuk menghasilkan rencana tindak lanjut yang akan dapat menjadi panduan operasional masing-masing organisasi setelah pelatihan.

Materi yang akan disampaikan dan menjadi bahan diskusi dalam pelaksanaan Pelatihan Menentukan dan Merancang Model Penggalangan Sumber Daya Yang Paling Tepat Bagi Organisasi Masyarakat Sipil antara lain:

  1. Mengenali Organisasi
  2. Memahami Bentuk Mobilisasi Sumber Daya Organisasi Masyarakat Sipil
  3. Menyiapkan Organisasi Penggalang Sumber Daya
  4. Menentukan Strategi Penggalangan Sumber Daya
  5. Merancang Konsep Produk Penggalangan Sumber Daya

 

PESERTA

Peserta yang diharapkan untuk mengikuti Pelatihan Menentukan dan Merancang Model Penggalangan Sumber Daya Yang Paling Tepat Bagi Organisasi Masyarakat Sipil adalah pimpinan organisasi/tataran pengambil kebijakan/Koordinator Unit Penggalangan Sumber Daya.

 

Training Fee

Rp. 4.500.000
  • TypePelatihan Publik
  • StatusOpen
  • Registration Duedate1 April 2019
  • Payment Duedate1 April 2019
  • Min Quota7
  • Max Quota20

When

  • Date: 8 – 11 April 2019
  • Time: 09.00 - 17.00 WIB

Where

  • Location: DI Yogyakarta
  • Venue: Tba
  • Map:

Organizer

Trainer

  • To be affirmative

Contact Person


SIGN IN

Forgot Password

479 queries, 0.775 seconds.