• Jalan Palapa 2 No. 4, Pasar Minggu, Jakarta
  • (+62) 21 22783128

Detail


Memulai Usaha Kelompok dengan Melakukan Studi Kelayakan dan Penyusunan Rencana Usaha (Business Plan) secara Mandiri

Training Descriptions

Latar Belakang

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah atau biasa di singkat UMKM adalah usaha kerakyatan yang saat ini sedang berkembang serta mendapat perhatian dan keistimewaan dari pemerintah maupun swasta. Selain menjadi bagian yang penting bagi roda perekonomian tanah air, UKM pun memegang peranan penting bagi perekonomian ASEAN hingga saat ini 96 persen dari perusahaan ASEAN merupakan UKM. UMKM di Indonesia walaupun banyak bertumbuhan tetapi masih belum mampu menghadapi persaingan. Salah satu penyebabnya adalah masih banyak UMKM yang dibangun namun belum memiliki sebuah perencanaan bisnis yang baik.

Business Plan atau perencanaan bisnis adalah sebuah dokumen tertulis yang memuat berbagai hal yang relevan dan mempengaruhi kegiatan bisnis dengan obyektif terkait dengan pendirian, pengelolaan, dan manajemen sumberdaya manusia hingga produk yang ditulis untuk kebutuhan pihak internal maupun untuk menyakinkan investor. Setiap langkah keputusan pengembangan bisnis, terutama yang melibatkan dana investasi yang cukup besar, membutuhkan analisis dan prediksi yang sangat komprehensip, yang selanjutnya akan dituangkan dalam strategi dan action di setiap aspek fungsional seperti pemasaran,operasi, SDM dan keuangan.

Business Plan harus mampu mengakomodir setiap idea, prediksi, rencana, strategi implementasi bisnis secara terstrukrur dan menuangkannya dalam bentuk rencana terpadu sehingga mudah difahami oleh setiap orang yang terlibat.

Pelatihan dengan judul “Memulai Usaha Kelompok dengan Melakukan Studi Kelayakan dan Penyusunan Rencana Usaha (Business Plan) secara Mandiri” akan memaparkan teknik penyusunan Business Plan secara mudah dan praktis sehingga akan sangat mudah diikuti dan dipahami oleh setiap pelaku usaha.

 

“A Goal Without A Plan Is Just A Wish”

 

Tujuan Pelatihan

  1. Meningkatkan pemahaman dan keterampilan menyusun rencana usaha (business plan) secara mandiri yang komprehensif
  2. Mempertajam rencana usaha yang ditetapkan atau rencana usaha yang diharapkan, (mulai dari, visi misi usaha, strategi produksi/operasional, personalia dan pemasaran, serta analisa kelayakan usaha dan investasi)
  3. Business Plan, untuk mempermudah menjalankan usaha dengan mengetahui langkah-langkah praktis dalam menghadapi persaingan sehingga usaha akan lebih efektif dan menghasilkan keuntungan yang direncanakan
  4. Business Plan membuat pengawasan lebih mudah dan terarah dalam operasional yang akan dilakukan.

 

Hasil yang Diharapkan

Pelatihan ini akan lebih menekankan pada pemahaman dalam membangun sebuah perencanaan usaha (business plan) yang diharapkan pada akhir pelatihan peserta dapat membangun dan menghasilkan sebuah business plan yang komprehensif dengan memasukan elemen-elemen inovasi, identifikasi resiko, mitigasi resiko, serta rencana keberlanjutan dari usaha tersebut.

 

Metode Pelatihan

Pelatihan akan diselenggarakan selama 3 hari penyampaian teori dan praktek. Metodologi yang digunakan dalam menghantarkan tahapan tersebut adalah paduan dari model paparan, diskusi kelompok/pleno, studi kasus tematik, presentasi-klarifikasi-konklusi, dan simulasi. Pelatihan akan dipandu oleh Fasilitator yang dalam menjalankan fungsinya akan memaksimalkan prinsip belajar orang dewasa (POD), dimana semua orang dan pihak yang terlibat adalah teman belajar yang efektif bagi yang lain.

 

Peserta Pelatihan

Peserta pelatihan diharapkan mengetahui/memahami dari informasi di bawah ini (tidak wajib mengetahui semua informasi):

  1. Peserta memahami manajemen bisnis yang dijalani
  2. Khusus usaha tani, diwajibkan mengetahui informasi dasar mengenai kondisi manajemen usaha tani yang telah terbentuk, seperti (struktur pengelola usaha, komoditas usaha, serta produksi dan pemasaran produk yang telah dijalankan).
  3. Selain kelompok usaha tani, pelatihan ini juga menyasar kepada SKPD terkait program penguatan bisnis UMKM, ataupun NGO yang akan setup program/pendampingan penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat.

Peserta juga mempertimbangkan keterwakilan top management, pemegang keputusan tertinggi, pimpinan atau staff yang berhubungan erat dengan aktivitas usaha.  Khusus usaha tani diharapkan untuk mengikuti sebagai Tim (minimal terdiri dari 2-3 orang) yang mencakup fungsi manajemen usaha.

Training Fee

Rp. 3.500.000
  • TypePelatihan Publik
  • StatusOpen
  • Registration Duedate22 July 2019
  • Payment Duedate22 July 2019
  • Min Quota7
  • Max Quota20

When

  • Date: 29 – 31 July 2019
  • Time: 09.00 - 17.00 WIB

Where

  • Location: DI Yogyakarta
  • Venue: Tba
  • Map:

Organizer

Trainer

  • To be affirmative

Contact Person


SIGN IN

Forgot Password