• Jalan Palapa 2 No. 4, Pasar Minggu, Jakarta
  • (+62) 21 22783128

Detail


Model Perencanaan Pembangunan Wilayah Kolaboratif

Training Descriptions

Rasionale

Perencanaan merupakan proses menyusun sebuah panduan yang menjadi acuan dasar melakukan sebuah tindakan pada masa sekarang hingga masa yang akan datang. Jika melihat pada domain publik, perencanaan merupakan proses aktivitas yang tidak hanya terkait melahirkan sebuah kebijakan publik berdasarkan satu perspektif (pemerintah) saja, namun juga dalam aktivitasnya melibatkan para pihak dan aktor pembangunan linnya seperti pihak swasta, dan berbagai elemen masyarakat lainnya. Secara umum, perencanaan dilakukan berdasarkan pendekatan rasional instrumental. Kemudian pendekatan tersebut bergeser menuju perencanaan berbasis rasionalitas dan tindakan komunikatif. Tindakatan komunikatif ini dianggap lebih tepat jika melihat kondisi masyarakat sekarang yang cenderung lebih kompleks dan terfragmentasi. Hal tersebut menjadikan pendekatan perencanaan baru yang lebih partisipatif, berbasis konsensus, dan kolaboratif. Pendekatan-pendekatan perencanaan tersebut menjadi satu kemudian dikenal sebagai perencanaan kolaboratif.

 

Menurut Innes dan Booher, 2010; Healey, 2007; serta Gunton dan Day, 2003 bahwa beberapa negara telah berhasil membuktikan perencanaan kolaboratif mengatasi kasus-kasus lingkungan, keamanan pangan, pengelolaan air, dengan melibatkan banyak stakeholder. Secara teknis perencanaan kolaboratif mengkondisikan para pemangku kebijakan untuk duduk bersama dalam forum. Hal tersebut ditujukan untuk melakukan dialog, mengambil keputusan, kemudian menyepakati hal tersebut sebagai suatu konsensus yang harus diakui dan dilaksanakan secara bersama - sama. Proses tersebut tidaklah mudah karena melaksanakan hal tersebut memerlukan partisipasi, kesetaraan dari para aktor stakeholder, serta kompetensi aktor untuk dapat berdialog. Mengacu pada proses tersebut sehingga pentingnya fasilitator sebagai ruang mediasi dari berbagai pihak yang bersifat objektif untuk membantu merumuskan perencanaan kolaboratif yang efektif dan tepat sasaran.

 

Tujuan Umum

Menyusun Dokumen Perencanan yang bersifat kolaboratif berbasis kemitraan untuk mewujudkan perencanaan berkelanjutan yang efektif dan tepat sasaran.

Capaian

  • Mampu menyusun kerangka pengembangan program kemitraan untuk mewujudkan perencanaan berkelanjutan melalui beberapa indikator yang bersifat justifikatif menuju capaian perencanaan;
  • Mampu menyusun skema kelembagaan alternatif kemitraan berdasarkan hasil perencanaan kolaboratif;
  • Mampu menyusun sistem pemantauan, evaluasi dan pelaporan kemitraan terhadap pelaksanaan perencanaan kolaboratif

 

Ruang Lingkup dan Sasaran

Pelatihan ini bersifat memberikan perspektif baru terhadap metode kajian dalam penyusunan perencanaan kolaboratif berbasis kemitraan. Lingkup tersebut meliputi: kajian kebijakan daerah pada lingkup kecil, menengah hingga pada tingkat nasional; kajian isu terkait penghidupan masyarakat, produksi, dan konservasi; serta melakukan pemetaan peran para pihak dan inisiatif pengelolaan lembaga dan sumberdaya. Sasaran dari pelatihan ini meliputi:

1) Aktivis lingkungan

2) Pemerintah Desa

3) Pemerintah Daerah

4) Pemerintah Pusat

Training Fee

Rp. 2.500.000
  • TypePelatihan Publik
  • StatusOpen
  • Registration Duedate25 November 2019
  • Payment Duedate25 November 2019
  • Min Quota10
  • Max Quota20

When

  • Date: 2 – 3 December 2019
  • Time: 09.00 - 17.00 WIB

Where

  • Location: DI Yogyakarta
  • Venue:
  • Map:

Organizer

Trainer

  • To be affirmative

Contact Person


SIGN IN

Forgot Password