• Jalan Palapa 2 No. 4, Pasar Minggu, Jakarta
  • (+62) 21 22783128

Detail


Membangun kompetensi dan Daya Saing Organisasi melalui Pengelolaan Pengetahuan

Training Descriptions

Latar Belakang

Mengelola pengetahuan organisasi nirlaba jelas berbeda dengan cara-cara pengelolaan pengetahuan organisasi bisnis, atau organisasi pemerintahan. Karakteristik organisasi nirlaba, atau lebih spesifik lagi: organisasi masyarakat sipil, terutama berbeda pada perolehan sumber daya, penyediaan layanan yang tidak berorientasi profit dan juga pada soal kepemilikan organisasi. Beberapa hal utama ini saja akan cukup menjadi alasan yang kuat bagi pendefinisian pengelolaan pengetahuan organisasi nirlaba secara khusus.

Beberapa tahun belakangan, pola-pola dukungan pendanaan bagi organisasi nirlaba di Indonesia telah berubah secara signifikan; bukan hanya pola pendanaan, namun juga pergeseran isu dan fokus program, juga munculnya tuntutan akan perubahan posisi, peran dan juga jenis layanan organisasi nirlaba.

Keseluruhan perubahan lingkungan ekternal ini kemudian telah gagap dan terlambat disikapi oleh organisasi-organisasi nirlaba di Indonesia, terutama organisasi nirlaba yang bergerak di tingkat regional dan lokal. Kuta sama-sama tahu apa yang kemudian terjadi di lapangan. Pada saat yang sama, upaya mobilisasi sumber daya oleh organisasi nirlaba belum juga dapat dilakukan dengan baik.

Mobilisasi sumber daya tidak hanya berarti perluasan sumber daya, tapi juga harus mencakup (yang sesungguhnya sangat mendasar, namun biasanya tidak pernah tersentuh) pengelolaan secara maksimal sumber daya yang telah dimiliki organisasi sebelumnya.

Pengelolaan pengetahuan diyakini akan menguatkan radar sensitivitas organisasi nirlaba dalam menangkap gejala-gejala perubahan lingkungan eksternal yang kini terjadi makin cepat. Menguatnya sensitivitas tersebut akan membuat organisasi nirlaba lebih antisipatif terhadap kemungkinan perubahan di masa depan. Di saat bersamaan, pengelolaan pengetahuan juga akan dapat menjadi penguat daya ungkit sumber daya organisasi nirlaba. Pengelolaan pengetahuan (dan penguasaan atas teknologi informasi dan komunikasi) akan mendorong penguatan nilai sumber daya lain yang telah dimiliki organisasi nirlaba, yaitu sumber daya manusia, data dan informasi, jaringan dan bentuk sumber daya lainnya.

Seluruhnya, penguatan radar sensitivitas dan penguatan daya ungkit sumber daya, akan membantu organisasi menjamin dirinya tetap eksis pada ruang-ruang gerak baru. Menjamin organisasi nirlaba tetap relevan, bertumbuh dan berkelanjutan.

 

Tujuan

Pelatihan ini diharapkan dapat membantu peserta untuk dapat merumuskan mekanisme pengelolaan pengetahuan di organisasi masing-masing dengan berbasis pada budaya dan sistem dalam organisasi. Sehingga sekembalinya peserta dari pelatihan, peserta dapat mensosialisasikan ke seluruh elemen organisasi sebagai bagian dalam proses internalisasi di organisasi.

 

Metodologi

Pelatihan selama 2 hari ini diharapkan dapat diikuti oleh pimpinan masing-masing organisasi, atau minimal oleh personil yang mewakili manajemen tingkat tinggi dari masing-masing organisasi peserta. Pelatihan akan dirancang dengan kombinasi  paparan dan  praktik, berbasis partisipatif dan apresiatif agar masing-masing organisasi dapat mengalami pengalaman pelatihan yang aktual dan konstekstual.

Training Fee

Rp. 2.500.000
  • TypePelatihan Publik
  • StatusOpen
  • Registration Duedate27 June 2019
  • Payment Duedate27 June 2019
  • Min Quota7
  • Max Quota20

When

  • Date: 4 – 5 July 2019
  • Time: 09.00 - 17.00 WIB

Where

  • Location: DKI Jakarta
  • Venue: Tba
  • Map:

Organizer

Trainer

  • To be affirmative

Contact Person


SIGN IN

Forgot Password

479 queries, 0.834 seconds.