• Jalan Palapa 2 No. 4, Pasar Minggu, Jakarta
  • (+62) 21 22783128

Detail


Perpajakan bagi Organisasi Nirlaba di Indonesia

Training Descriptions

 LATAR BELAKANG

Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh pribadi maupun badan yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang, dengan tidak mendapatkan imbalan langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat (UU KUP No.28 tahun 2007 psl 1 ayat 1). Karena bersifat memaksa, setiap wajib pajak harus mematuhi segala ketentuan perpajakan yang ditetapkan agar tidak mendapatkan sanksi dan denda oleh negara. Saat ini pemerintah menetapkan pajak sebagai salah satu target utama penerimaan devisa negara, sehingga pengawasan terhadap kepatuhan dalam perpajakan akan menjadi lebih ketat ke depan, ditambah dengan pemberlakukan E-SPT atau pelaporan pajak berbasis online.

Organisasi nirlaba walaupun tidak berorientasi laba, tetap dikategorikan sebagai  Subjek Pajak Badan yang memiliki kewajiban memenuhi ketentuan perpajakan yang berlaku. Terdapat beberapa perbedaan dalam tata kelola keuangan organisasi nirlaba dibandingkan dengan organisasi bisnis pada umumnya seperti: penerimaan dari sumbangan, pembebanan biaya berbasis proyek dan lainnya sesuai dengan kondisi masing-masing lembaga. Perbedaan tersebut perlu disikapi dan dapat dengan melakukan penyesuaian (koreksi fiscal) dalam perhitungan pajak badan. Beberapa ketentuan Pajak penghasilan (Pph) yang secara umum terkait dengan perpajakan organisasi nirlaba pada umumnya, yaitu: Pph psl 21/26, 23/26, pasal 4 ayat 2 dan 25/29 Badan.

Pelatihan ‘Perpajakan bagi organisasi nirlaba’ adalah ruang diskusi dan praktik bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan memperoleh pengetahuan tentang bagaimana memenuhi kewajiban perpajakan dalam hal penghitungan dan pelaporan pajak yang terkait dengan organisasi nirlaba. Sasaran peserta pelatihan ini diharapkan adalah pengelola keuangan dan atau manajemen yang terkait dengan perpajakan dalam organisasi nirlaba.

 

TUJUAN

Tujuan yang diharapkan dalam pelaksanaan pelatihan Perpajakan bagi Organisasi Nirlaba, antara lain:

  1. Meningkatkan pengetahuan tentang ketentuan perpajakan yang terkait dengan organisasi nirlaba.
  2. Meningkatkan kemampuan dalam melakukan penghitungan dan pelaporan perpajakan terkait dengan PPh 21/26, 23/26, pasal 4 ayat 2 dan 25/29 Badan.

 

HASIL YANG DIHARAPKAN

Dalam upaya mencapai tujuan pelatihan, maka hasil yang diharapkan adalah:

  • Adanya pemahaman Ketentuan Umum Perpajakan (KUP).
  • Adanya pemahaman dalam penghitungan dan pengisian SPT dan atau E-SPT terkait dengan PPh 21/26, 23/26, pasal 4 ayat 2 dan 25/29 Badan.

 

METODE DAN MATERI PELATIHAN

Pelatihan ini  akan diselenggarakan selama 2 hari, menggunakan model belajar orang dewasa, dimana partisipasi dan keterlibatan peserta akan menjadi landasan utama bagi metode pembelajaran bersama pada pelatihan ini.

Materi akan disampaikan oleh trainer yang berpengalaman dengan memberikan ruang tukar pengalaman antar peserta dan simulasi bagi peningkatan keterampilan teknis untuk menghasilkan pengetahuan yang dapat dipraktikan setelah pelatihan.

Materi yang akan disampaikan dan menjadi bahan diskusi dalam pelatihan ini antara lain:

  • Ketentuan Umum Perpajakan
  • PPh 21/26, 23/26 dan pasal 4 ayat 2
  • PPh 25/29
  • E-SPT

 

PESERTA

Peserta yang diharapkan untuk mengikuti Pelatihan ini adalah staf keuangan atau yang terkait dengan perpajakan di lembaganya

Training Fee

Rp. 2.500.000
  • TypePelatihan Publik
  • StatusOpen
  • Registration Duedate14 October 2019
  • Payment Duedate14 October 2019
  • Min Quota7
  • Max Quota20

When

  • Date: 21 – 22 October 2019
  • Time: 09.00 - 17.00 WIB

Where

  • Location: DKI Jakarta
  • Venue: Tba
  • Map:

Organizer

Trainer

  • To be affirmative

Contact Person


SIGN IN

Forgot Password